Let me tell u bout the city i live in now…Semarang…sebenernya belum lama juga sih tinggal disini, belum banyak tempat yang dikunjungi, belum banyak hal yang aku tau, tapi ada beberapa hal yang unik disini..gak ada di kota-kota tempat aku pernah tinggal selama ini.
Pertama, kota ini punya banyak bangunan tua. Bentuk lamanya banyak gak berubah. Beda banget dengan Surabaya. Surabaya payah. Banyak cagar budaya nya yang sudah berubah bentuk. Banyak yang di pake untuk tempat bisnis, lalu direnovasi..total! Bentuk aslinya sama sekali gak ada. Padahal bentuk aslinya sudah indah, cuma tinggal dipercantik sedikit aja. Seperti di jalan Darmo, sekarang malah banyak ruko, sekarang jadi panas…kata papa, Surabaya yang dulu gak begitu, kata papa jalan Darmo yang dulu gak begitu. Kalau di Semarang enggak. Masih banyak bangunan jaman kolonial yang masih dipertahankan. Memang dipakai untuk tempat pemerintahan dan bisnis, tapi bentuk lamanya masih kelihatan. Just great! Keliatan megah. Seperti batu karang yang kokoh dimakan umur. Seperti bulan yang banyak jadi saksi bisu kejadian-kejadian dalam rentang waktu yang lama. Cuma sayang di beberapa tempat sudah kelihatan kumuh. Coba kalau direnovasi sedikit, dicat atau apalah..pasti kelihatan lebih indah deh. Aku dikasih tau situs tentang kota Semarang tempoe doeloe. Lucu, bagus. Anehnya yang buat situs itu orang belanda, sepertinya orang Indonesia gak banyak yang tertarik masalah pelestarian budaya kayak gini. Tapi bahasanya ada dua sih. Ada yang bahasa Belanda, ada yang bahasa Indonesia. Jadi dun wori. Kalau mau akses, coba akses aja, gak bakalan kayak orang linglung yang gak tau apa yang ditulis disitu (^_*) Disitu banyak foto Semarang dan bangunan-bangunannya pas jaman Belanda. Ada sejarahnya juga…interesting web…coba aja liat ke www.semarang.nl
Second, kota ini topografi…demografi..sosiografi….duh, apa sih namanya? (+_+)..lupa (help…malu-maluin banget ya..somebody will kill me karena gak tau istilah ini. Dia anak Geodesi…yang pastinya..tau banget masalah beginian..maaf mas…maaf…bener-bener lupa…hehehe). Initinya itu lo…Semarang itu ada daerah rendah, pantainya, tapi juga ada daerah tingginya. Ada yang datar banget. Ada yang berbukit, bukit. Ada yang jalannya bener2 lurus, ada yang naek turun. Ada tempat yang kebanjiran, tapi juga ada tempat yang bikin orang kedinginan. Dari satu tempat kita bisa lihat kota Semarang bagian bawah semuanya, sampe ke laut nya. Hebat kan? Biasanya satu kota cuman punya pantai aja, kayak Surabaya, atau gunung aja, kayak Malang. Tapi kota ini punya dua-duanya. Sedikit terkesan kemaruk sih…tapi…that’s the unique thing from this city i guess.
Ada cerita yang unik tentang kota ini. Katanya beratus-ratus tahun yang lalu kota Semarang itu belum ada. MAsih di bawah laut. Pantainya ada di daerah Gombel (dataran tinggi di daerah Semarang.red). Lalu karena satu dan lain hal (kalau pelajaran Geografi waktu SMA dulu kalau enggak salah bilang ini adalah gerakan lapisan-lapisan di bawah laut ya?…atau apa ya?..whatever..intinya begitu lah). Ada yang bilang daerah Semarang uTara yang deket pantai itu malah lebih rendah dari lautnya..wah, masak iya ya? pantesan sering banjir..lebih tepatnya malah ada daerah yang selalu tergenang. Terminal bis nya juga. Duh, kesannya jadi jelek banget. Tapi maybe that’s also one the uniqueness of this city
Disini yang unik juga teknik menyeberang jalan. Believe it or not, disini susah banget nyebrang jalan. Kayaknya nyebrang di Semarang jauh lebih susah dan butuh keahlian khusus daripada nyebrang di kota lain. Enggak tau kenapa, pengemudi disini kayaknya sirik banget sama pejalan kaki. hiks..hiks…padahal setiap hari aku harus nyebrang jalan minimal 2 kali. Benar-benar tantangan lah pokoknya. Fiuh..harus banyak dzikir disini hanya untuk nyebrang. Tapi bagus juga sih, bikin kita selalu ingat Tuhan to? Orang bijak bilang, ambil sisi positifnya girl.
Oh ya…omong-omong tentang situs Semarang tadi ..ni ada foto udara Semarang tahun 1925 yang dari web tadi