Kenapa rasanya nasionalisme di negeri ini sudah hilang?
Apa salahnya dengan nasionalisme?
Bahkan negara besar seperti jepang dan korea atau amerika saja punya nasionalisme yang besar. Nasionalisme adalah pelajaran wajib yang ditanamkan dalam hati seluruh pelosok negri
Lalu kenapa di negara kita kata-kata itu..pelajaran tentang itu…malah dibilang merusak. Semua orang melupakannya. Mau jadi bagaimana negara ini sebenarnya? Siapa yang akan menyelamatkannya kalau warga negaranya sendiri tidak mau?
Semua jadi perusak, kasar, dan tidak punya kasih sayang pada negara. Aset negara dijarah, dihancurkan dengan alasan-alasan aneh. Bukannya sebenarnya harus kita sesuaikan saja? kita perbaiki yang salah? Bukannya dirusak, dibumi hanguskan.
Bahkan anak mahasiswa merusak kampusnya, dan bangunan2 umum. Lalu bagaimana cara membangunnya lagi? Uang darimana? Bukankah negara ini sudah miskin?
Kalau terus menerus dihancurkan dari dalam begini..kapan kita mau membangun? Untuk memperbaiki yang rusak saja tidak selesai-selesai..
Aku kangen..kangen rasa damai..kangen rasa cinta negara..kangen gegap gempita pada saat 17 Agustus…kangen ramah tamah penduduk negeri ini..kangen tolong menolong antara kita…
Kangen prestasi bangsa..Kangen kesenian kita jadi tuan rumah di negara sendiri…kangen orang-orang berpakaian sopan (dan bukannya dengan pakaian minim dan "robekrobek")…kangen lagu-lagu daerah dinyanyikan di televisi…kangen acara TV yang penuh kasih sayang dan nilai budaya (bukannya hantu-hantu, orang saling teriak, saling berebut harta dan lain lain)..
Kangen….
-pemikiran sederhana dari seorang anak negeri yang kangen pada rasa damai dihati-